Preaching Insights #1: Eksegesis dan Eisegesis

Preaching Insights #1: Eksegesis dan Eisegesis

Pernahkah Anda merasa perlu menambahi khotbah Anda dengan sesuatu yang ‘wow’ supaya pendengar terkesan? Hati-hati… Jangan sampai kita melakukan eisegesis, bukannya eksegesis.

Apa bedanya?

Eksegesis (Yun. ‘ek’=’dari/keluar dari’) artinya menggali makna yang dimaksudkan oleh penulis Alkitab dalam suatu bagian Alkitab. Sementara eisegesis (Yun. ‘eis’=’ke dalam’) artinya memasukkan gagasan kita ke dalam suatu bagian Alkitab sehingga menghasilkan makna yang tidak dimaksudkan oleh penulis Alkitab.

Perbedaan langkah-langkahnya secara singkat dapat digambarkan sebagai berikut.…

Eksegesis:

  1. Menganalisis teks Alkitab.
  2. Menafsirkan maknanya.
  3. Mengaitkannya dengan bagian lain dari Alkitab.
  4. Menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Eisegesis:

  1. Memikirkan gagasan yang akan kita khotbahkan.
  2. Mencari-cari ayat Alkitab yang kelihatan mendukung.
  3. Menafsirkan teks Alkitab agar sesuai dengan gagasan kita, bukannya menyesuaikan gagasan kita berdasarkan makna yang digali dari teks Alkitab.

Intinya, eksegesis menuntun isi khotbah kita agar sesuai dengan Alkitab, sedangkan eisegesis memaksa Alkitab agar sesuai pemikiran kita.

Marilah kita menjadi pengkhotbah yang setia dengan membukakan makna firman Tuhan sebagaimana yang dimaksudkan oleh penulis Alkitab.

Ingat, otoritas kita berasal dari firman Tuhan, bukan dari kreativitas kita atau apresiasi pendengar!

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *